Mesin Tik Nenek Moyang Komputer


Mesin Tik zaman dulu (sumber:http://http://unikboss.blogspot.com)

SOBAT Djadoel, masih ingat dengan mesin tik? Itu lho nenek moyangnya komputer. Zaman dulu kan sebelum komputer menduni seperti sekarang, banyak yang masih menggunakan mesin tik atau mesin ketik dengan bunyinya yang khas setiap kali mengetik.

Mesin Ketik atau Mesin Tik adalah mesin atau alat elektronik dengan sebuah set tombol-tombol yang apabila ditekan menyebabkan huruf dicetak pada dokumen, biasanya kertas. Mereka yang menggunakan Mesin Tik dikenal sebagai juru ketik. Sampai penghujung abad ke-20, cara untuk meletakan tanda pada kertas biasanya dilakukan dengan pukulan logam atau kemudian dengan unsur jenis plastik berlogam pada pita bertinta yang menyebabkan tinta melekat pada kertas. Kertas Karbon kadang kala diselipkan di antara beberapa lapisan kertas, agar salinan huruf dicetak pada setiap lapisan kertas.

Dan tahu enggak mesin tik itu ditemukan pada tahun 1868 oleh Christopher Latham Sholes yang berkebangsaan Amerika. Beliau ini dikenal sebagai “The Father of the Typewriter” (Bapak Mesin Tik). Meskipun bukan penemu pertama tapi beliau adalah orang yang  mencipatakan Mesin Tik yang sukses secara komersil.

Cikal bakal penemuan Mesin Tik diawali pada tahun 1714 oleh Henry Mill yang memperoleh hak paten karena menciptakan sebuah mesin yang menyerupai Mesin Tik. Di samping itu pada tahun 1829, William Justin Burt menciptakan sebuah mesin yang disebut “typowriter”, dan ini dikenal sebagai Mesin Tik pertama. Karena “typowriter” ini bekerja lebih lama daripada kita menulis dengan tangan maka tidak ada seorangpun yang mau membeli hak paten tersebut dan menyebabkan “typowriter” tidak dapat diproduksi untuk komersil.

Setelah itu bermunculan penemuan-penemuan baru yang yang mampu menyempurnakan Mesin Tik dari penemuan sebelumnya yang akhirnya sukses dikomersilkan oleh Christopher Latham Sholes. Sampai ada juga Mesin Tik yang Elektonik, yang digerakan oleh tenaga listrik dan mempunyai komponen-komponen elektronik.

Oh ya, di dalam mesin tik ada istilah “Backspace”,  tombol yang memindahkan kursor mundur satu posisi atau untuk mengoreksi karakter yang sudah diketik. Adapun istilah “Cursor”, sebuah penanda yang mengindikasikan lokasi sebuah karakter yang akan diketik, “Shift” sebuah tombol yang memodifikasi karakter tertentu, misalnya membuat huruf cetak biasa menjadi kapital, dan “Copy and Paste” istilah untuk ’mengambil’ teks, tabel, atau gambar dan kemudian menyalinnya di tempat atau dokumen lain. Mungkin Sobat Djadoel tidak asing lagi dengan kata-kata tersebut karena sampai saat ini kata-kata tersebut masih digunakan pada komputer.  Dan ternyata istilah tersebut sudah ada sejak era Mesin Tik.

Seperti barang yang lainnya, Mesin Tik juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Mesin Tik dapat digunakan tanpa listrik, selain itu kelebihan Mesin Tik ialah mudah digunakan dan dapat mengetik dalam jumlah relatif banyak (2-6) lembar dengan menggunakan kertas karbon tiap pengetikan. Sedangkan kelemahan yang sangat terasa pada Mesin Tik ialah apabila terjadi kesalahan dalam pengetikan, maka harus diadakan pengetikan ulang untuk mendapatkan hasil yang benar atau apabila ada huruf yang salah ketik kita hapus dulu menggunakan “Tipp-Ex” (cairan berwarna putih dan cepat kering) sehingga kesalahan pengetikan yang sudah dikoreksi dapat diketik kembali. Tidak seperti pengetikan pada komputer, kita dapat memperbaiki kesalahan kapan saja. Selain itu kelemahannya ialah harus menggunakan tenaga ekstra, hanya bisa menghasilkan rangkap dua dan tidak bisa menyimpan file.

Memang zaman terus berubah dengan cepatnya. Dulu mesin tik  termasuk barang mewah dan sangat berguna untuk memudahkan kita dalam mengetik. Sampai akhirnya tugas Mesin Tik digantikan dengan komputer yang sudah memiliki banyak kelebihan dan terbilang lebih canggih. Tapi terlepas dari banyak kekurangannya, teknologi dibuat memang untuk memudahkan kita. Namun, beruntung yang pernah memakai Mesin Tik bahkan masih memilikinya sampai sekarang. Karena di masa yang akan datang belum tentu barang ini masih ada dan mesin tik bisa menjadi barang bersejarah. Sobat Djadoel masih punya mesin tik enggak? Atau malah ada yang belum pernah menggunakannya? smiley





Mari Bernostalgia


comments powered by Disqus

copyright 2017 - djamandoeloe.com