Cantiknya Danau Toba


sumber(http://www.gobatak.com/wp-content/uploads/2012/10/danau-toba-lake-toba.jpg)

PESONA Danau Toba selalu menarik perhatian banyak orang. Di setiap tahunnya ribuan turis baik domestik maupun mancanegara selalu berbondong-bondong berkunjung hanya untuk menikmati keeksotisan danau vulkanik ini.

Danau Toba merupakan sebuah danau hasil dari letusan gunung purba, Gunung Toba, sekitar 73.000 – 75.000 tahun yang lalu. Panjangnya yang mencapai 100 kilometer dengan lebar 30 kilometer membuatnya menjadi danau terbesar di Indonesia sekaligus danau terbesar di Asia Tenggara. Danau Toba juga menjadi salah satu danau terdalam di dunia dengan kedalaman sekitar 450 meter. Salah satu hal yang unik dari danau ini adalah keberadaan pulau ditengah-tengahnya, namanya Pulau Samosir, yang berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

Sekarang Danau Toba telah menjadi salah satu objek wisata primadona andalan Indonesia. Untuk bisa sampai ke danau ini, Sobat Djadoel bisa naik bus dari Medan tujuan Parapat. Parapat sendiri jaraknya sekitar 176 km dari Medan dan bisa ditempuh dengan 6 jam perjalanan. Di Parapat banyak sekali aktifitas yang bisa dilakukan, berenang, ski air, motor boat, memancing sampai berkeliling danau menaiki kano. Di Parapat juga kita bisa melihat bunga Bougenvil, pointetties dan bunga Honey Suckle yang berbunga sepanjang tahun sambil menikmati sunset Danau Toba di sekitar bukit Sungai Naborsahon.

Bagi Sobat Djadoel yang ingin merasakan indahnya Pulau Samosir, kalian bisa menyebrang pakai kapal Ferri dari Parapat. Kapal Ferri disini beroperasi setiap satu jam setengah mulai pukul 9 pagi sampai 5 sore. Dua tempat pendaratan Ferri di Samosir adalah Desa Tradisional Tomok dan Tuk Tuk. Ke dua desa ini juga menjadi pusat hotel dan berbagai restoran yang ada di Pulau Samosir.

Jika sudah sampai di Pulau Samosir, jangan ragu untuk menjelajah tempat ini. Meskipun sudah sejak lama dijadikan tempat wisata, Pulau Samosir masih memiliki banyak tempat yang alami. Di sini kita bisa menemukan Danau Sididhoni dan Aek Natonang, pegunungan yang masih asri dengan tumbuhan yang lebat dan juga air terjun dengan airnya yang sangat jernih. Jadi sangat cocok untuk dijadikan tempat tracking.

Selain itu, Pulau Samosir juga masih memiliki peninggalan zaman purba seperti kuburan batu dan berbagai desa tradisional. Di Desa Tomok kita bisa melihat Makam Raja Sidabutar yang sudah berusia 500 tahun. Disini juga ada patung yang sangat terkenal, yakni Patung Sigale-Gale yang konon bisa menari. Jika Sobat Djadoel ingin mengetahui lebih jauh tentang kehidupan dan masyarakat Batak, jangan lupa berkunjung ke Desa Tradisional Jangga. Desa ini merupakan daerah penghasil kain ulos yang sangat terkenal itu.

Untuk urusan perut, Sobat Djadoel juga tak perlu khawatir karena di Danau Toba banyak yang menjual makanan. Salah satu kuliner khasnya adalah ikan pora-pora. Ikan yang banyak hidup di Danau Toba ini digoreng dengan tepung renyah dan disajikan dengan saus pedas manis. Selain itu ada juga ikan arsik. Ikan air tawar dari Danau Toba ini sangat terkenal dengan rasanya yang gurih dan renyah seperti ikan mas dan gurame.

Jadi bagi Sobat Djadoel yang sangat suka bersantai sambil menikmati pemandangan, Danau Toba bisa jadi lokasi yang sangat tepat untuk berwisata. Selamat bersenang-senang wink





Mari Bernostalgia


comments powered by Disqus

copyright 2017 - djamandoeloe.com