Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa


sumber(http://batamtoday.com/media/news/logo_PBB.gif)

BAGI para dokter di Indonesia tanggal 24 Oktober bisa jadi hari yang spesial, karena pada hari ini mereka merayakan Hari Dokter Indonesia. Tapi ternyata di tanggal dan bulan yang sama juga ada sebuah perayaan besar lainnya yang selalu dirayakan oleh hampir seluruh masyarakat dunia. Perayaan itu adalah United Nations Day.

United Nations merupakan organisasi internasional atau di Indonesia dikenal dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Organisasi yang didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 ini memiliki anggota sebanyak 193 negara atau hampir seluruh negara yang ada di dunia.

Terbentuknya PBB sangat dipengaruhi oleh gagalnya Liga Bangsa-Bangsa mencegah terjadinya Perang Dunia II dari tahun 1939 sampai 1949. Sejak berakhirnya Perang Dunia II untuk menggantikan peran Liga Bangsa-Bangsa, sebanyak 51 negara mengadakan Sidang Umum pada 10 Januari 1946 di Church House, London. Sidang ini bertujuan untuk membentuk suatu badan dunia yang berupaya untuk mencegah terjadinya Perang Dunia III yang sangat tidak diharapkan oleh seluruh warga dunia.

Sebagai organisasi internasional yang menaungi hampir seluruh Negara-negara di dunia, PBB memiliki berbagai macam misi untuk membuat semua anggotanya bisa bekerja sama dalam mewujudkan kedamaian dunia dan membuat dunia ini menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali. PBB juga tidak hanya bergerak dibidang politik, bidang lainnya seperti ekonomi, kebudayaan, hukum, sosial, HAM, dan lainnya juga tetap diperhatikan. Bisa dilihat dari adanya WHO, UNICEF, FAO, IMF, dan badan lainnya yang berada di bawah naungan PBB.

Seperti organisai-organisasi lainnya, PBB juga ternyata punya satu hari istimewa yang biasa dijadikan sebagai hari jadinya atau bisa dibilang seperti hari ulang tahunnya. Hari jadinya itu diperingati setiap 24 Oktober. Meskipun piagam PBB lahir pada 26 Juni 1945, namun Majelis Umum PBB baru menetapkan 24 Oktober sebagai hari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pada 20 – 26 Oktober dijadikan sebagai pekan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Karena hampir semua negara yang ada di dunia ini sudah menjadi anggota PBB, jadi tak heran jika banyak sekali masyarakat dunia yang ikut merayakan Hari PBB ini. Mereka biasanya mengadakan pertunjukan seni budaya dan festival makanan dari seluruh negara anggota PBB. Hari jadi PBB juga biasa dijadikan sebagai media untuk menginformasikan berbagai tujuan dan pencapaian yang telah diraih oleh PBB kepada seluruh masyarakat dunia.

Bahkan saking banyaknya yang merayakan Hari PBB, Majelis Umum PBB pada tahun 1971 merekomendasikan kepada anggotanya untuk menjadikan Hari PBB sebagai hari libur. Tapi entah kenapa, Hari PBB ini belum begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia. Padahal tak bisa dipungkiri jika jasa-jasanya dalam membangun kedamaian dunia sangat terasa, ya walaupun masih banyak orang yang meragukannya.

Tapi sekali lagi tak ada salahnya kita ikut berpartisipasi dalam Hari PBB untuk membangun kedamaian dunia dan menjadikan dunia ini lebih nyaman untuk ditinggali oleh semua warganya. Selamat Hari PBB wink





Mari Bernostalgia


comments powered by Disqus

copyright 2016 - djamandoeloe.com