Fakta-fakta Unik Doraemon


http://www.teknoologia.com/wp-content/uploads/2015/06/Doraemon.jpg

SOBAT Djadoel semua pasti sudah tidak asing lagi dengan tokoh anime Doraemon. Si robot kucing yang satu ini memang telah lama hadir dan menemani anak-anak baik lewat serial tv, layar lebar atau juga dalam bentuk komik. Nah, kali ini kita mau share beberapa fakta unik dari tokoh anime populer yang satu ini. So mari kita simak.

Pertama kita mulai dari nama Doraemon. Doraemon sendiri sebenarnya berasal dari dua kata yaitu Dora dan Emon. Dora berarti kucing liar yang berasal dari kata “Nora-Neko” dan Emon sendiri adalah semacam kata tambahan tradisional Jepang yang sering digunakan untuk menunjukan manusia atau hewan yang berkelamin laki-laki. Namun istilah Dora juga bisa berarti gong dimana bentuk tubuh Doraemon yang bulat seperti gong.

Doraemon pertama kali muncul dalam sebuah manga pada tahun 1967 di Jepang. Manga dengan judul Doraemon ini dibuat oleh Fujiko F. Fujio atau Fujimoto Hiroshi yang lahir pada 1 Desember 1933. Sedangkan di Indonesia, Doraemon pertama kali muncul lewat tayangan anime yang ditayangkan oleh TVRI pada tahun 1974 yang kemudian ditayangkan kembali oleh RCTI mulai 1990.

Doraemon sendiri sebenarnya adalah sebuah robot kucing yang dibuat pada 3 September 2112 di pabrik robot Matsushiba yang tak jauh dari Tokyo. Pabrik itu banyak memproduksi robot kucing yang nantinya akan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga termasuk mengurus bayi. Doraemon memiliki kode produksi MS-903 yang sebenarnya adalah nama asli dari Doraemon. Awalnya dia sama persis dengan robot kucing lainnya, sama-sama berwarna kuning dan memiliki sepasang telinga. Namun pada saat proses produksinya Doraemon mengalami nasib sial, ia tanpa sengaja tersengat listrik bertegangan tinggi yang membuatnya kehilangan satu sekrup.

Sejak peristiwa itu sistem program yang ada di tubuh Doraemon menjadi error, semua perintah pada kantong ajaibnya selalu salah. Hal inilah yang kemudian menjadikan dia sebagai robot kelas dua/cacat pabrik. Meskipun berbeda, Doraemon tetap dikirim ke Akademi Robot untuk dilatih sebagai robot rumah tangga. Tetapi selama belajar disana ia selalu mendapat nilai nol besar. Meskipun begitu ia tetap bisa lulus dari akademi itu.

Setelah lulus ia kemudian dilelang dalam sebuah acara penjualan robot di Tokyo. Namun tak ada seorang pun yang mau membelinya. Sampai pada akhirnya ada sebuah keluarga miskin yang hanya bisa membeli robot second class dan membeli Doraemon untuk mengasuh seorang anak bernama Sewashi Nobita. Anak ini tak lain adalah cicitnya Nobita.

Kejadian buruk kemudian menimpa Doraemon lagi. Ketika menjadi pengasuh Sewashi Nobita, kedua telinga Doraemon rusak karena digigit oleh sebuah robot tikus dan membuatnya kehilangan kedua telinga. Ia kemudian sangat sedih dan terus menerus menangis sampai air matanya keluar tiada henti. Saking banyaknya, air mata itu telah melunturkan cat kuning di tubuhnya dan membuat ia menjadi warna biru seperti Doraemon yang dikenal sekarang ini. Mungkin inilah awal mula dia takut sama tikus.

Karena keluarga Sewashi Nobita yang hidup dalam kemiskinan, mereka menyuruh Doraemon untuk pergi ke masa lalu, masa dimana Nobita hidup. Di masa itu Doraemon ditugaskan untuk membantu Nobita dalam semua kehidupannya supaya bisa menjadi orang yang sukses dan tidak membuat generasi penerusnya menjadi orang miskin.

Doraemon juga memiliki angka unik sesuai tanggal lahirnya pada 3 September 2112 atau dalam penulisan barat jadi 12/9/3. Jadi tak heran jika dia memiliki berat badan sebesar 129,3 kg dengan tinggi badan hanya 129,3 cm. Ia juga bisa berlari sampai 129,3 km/jam dan mampu melompat setinggi 129,3 cm. Tak hanya itu, lingkar kepala, lingkar dada, serta lingkar pergelangan tangannya sampai diameter kakinya pun hanya 129,3 mm.

Wah Sobat Djadoel, ternyata banyak juga ya fakta-fakta unik dari Doraemon. Djamandoeloe.com akan sharing terus kalau ada fakta-fakta lainnya yang belum sempat tertulis. Selamat membaca wink





Mari Bernostalgia


comments powered by Disqus

copyright 2017 - djamandoeloe.com