Zwarte Pit atau Pit Hitam, Si Navigasi Santa


AKHIR tahun sudah di depan mata nih Sobat Djadoel, saatnya kita berlibur menyongsong tahun yang baru. Tapi bagi kaum Nasrani, selain untuk berlibur akhir tahun juga adalah waktunya untuk mendekatkan diri pada yang Maha Kuasa karena pada 25 Desember ada perayaan natal, perayaan keagamaan yang sangat dinanti-nantikan oleh kaum Nasrani.

Ngomongin soal natal, biasanya identik dengan kado, pohon cemara, dan tentu saja Sinterklas. Ya memang, Sinterklas ini sudah menjadi ikon yang sangat kuat dan menjadi salah satu ciri khas saat natal tiba. Hampir semua orang, baik itu kaum nasrani sendiri atau yang beragama lainnya pasti tahu dengan sosok Sinterklas. Dia adalah sosok lelaki tua berjanggut putih yang dikenal baik hati karena selalu memberi hadiah pada saat natal.

Hampir semua orang fokus pada sosok Sinterklas, terutama anak kecil. Padahal selain Sinterklas, banyak sekali tokoh-tokoh lainnya yang identik juga dengan natal dan mereka pun memiliki karakter yang tak kalah uniknya dengan Sinterklas. Salah satu tokoh itu adalah Zwarte Pit.

Zwarte Pit atau di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Pit Hitam adalah sosok seorang pelayan/budak yang membantu kegiatan Sinterklas. Di negeri kincir angin Belanda, Pit Hitam digambarkan sebagai pria berkulit hitam yang selalu memakai pakaian seperti tentara kerajaan dengan bibir berwarna merah.

Pit hitam ini memiliki beberapa tugas dalam membantu Santa, seperti menulis daftar apa saja yang diinginkan oleh anak-anak, mempersiapkan hadiah-hadiah bagi anak-anak yang telah berbuat kebaikan, dan memanjat atap untuk memasukkan hadiah ke dalam cerobong asap. Pit hitam juga merupakan navigasi keretanya Santa dari Spanyol menuju Belanda.

Dan tugas yang mungkin ditakutkan anak-anak adalah kalau Pit Hitam bertugas menghukum anak-anak yang nakal. Pit hitam yang selalu mengenakan hiasan bulu pada topinya ini akan memukulnya dengan tongkat lalu memasukkan mereka ke dalam karung dan membawanya ke Spanyol, negeri asalnya.  

Akan tetapi, cerita tentang sosok Pit hitam ini sempat dianggap rasis lantaran dianggap sebagai gambaran perbudakan pada orang Afrika yang berkulit hitam. Oleh karena itu, sebagian orang memberikan pengertian kepada anak-anaknya kalau warna hitam yang didapat Pit itu karena ia sering keluar masuk cerobong asap untuk membantu Santa memberikan hadiah pada saat natal tiba.

Satu hal yang pasti, kisah tentang Pit Hitam yang selalu membantu Sinterklas memberikan hadiah pada anak-anak baik dan menghukum anak-anak yang nakal ini mudah-mudahan bisa dijadikan sebagai sarana untuk memacu anak-anak supaya selalu berbuat baik. Jadi, jangan takut lagi sama Pit Hitam ya! Selamat merayakan hari Natal wink





Mari Bernostalgia


comments powered by Disqus

copyright 2017 - djamandoeloe.com