Menikmati Indahnya Tari Kecak Sekaligus Sunset


(sumber foto: http://keprifoto.com/gallery/human-interest/tari-kecak-bali-17131)

 

TAK perlu dipungkiri lagi jika kepopuleran Bali sebagai pulau yang indah sudah sangat terkenal sampai mancanegara dan mampu mengangkat nama baik Indonesia. Bahkan banyak orang luar negeri yang menjadikan pulau Bali sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Ternyata pulau Bali tidak hanya memiliki panorama alam yang indah dan makanan yang lezat untuk memikat para wisatawan, pulau Bali juga memiliki daya tarik seni yang khas untuk menarik wisatawan. Salah satu kesenian yang terkenal dari Bali ialah Tari Kecak.

Tari kecak merupakan sebuah pertunjukan seni tari khas Bali yang diciptakan oleh seniman Bali bernama Wayan Limbak pada tahun 1930-an. Dalam menciptakan tarian ini ia berkolaborasi dengan pelukis Jerman Walter Spies.

Tarian ini merupakan tari pertunjukan masal yang cenderung termasuk ke dalam sendratari, yaitu seni drama dan tari karena seluruhnya menggambarkan seni peran dari "Lakon Pewayangan" seperti Rama Sita. Tarian kecak ini dimainkan terutama oleh laki-laki yang duduk berbaris melingkar dengan mengenakan kain kotak-kotak yang melingkari pinggang mereka. Selain penari yang duduk melingkar, ada juga penari lain yang memerankah tokoh pewayangan seperti Rama, Sita, Hanoman dan Rahwana serta tokoh punakawan yang lucu yang dapat mencairkan suasana.

Tarian ini membutuhkan banyak penari, jumlahnya bisa mencapai puluhan orang. Tarian kecak sendiri menggambarkan kisah pewayangan Ramayana pada saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Dalam pertunjukannya juga tari kecak memakai media api, sehingga tari kecak bisa disebut fire dance (tari api). Sebenarnya tarian kecak ini diciptakan berdasarkan dari ritual sanghyang, di mana para penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar. Jadi, tidak heran jika mereka tidak merasa sakit ketika menginjak bara api.

Uniknya, para penari dalam tarian kecak tidak diiringi oleh alat musik dalam pertunjukannya, mereka hanya diiringi oleh irama tertentu dari mulut para penari yang menyerukan “cak cak cak cak ke cak cak cak”. Tidak seperti tarian tradisional Indonesia lainnya yang diiringi oleh alat musik gamelan.

Pertunjukan Tari Kecak terbagi menjadi empat adegan utama yang berasal dari kisah cerita pewayangan Ramayana, dengan adegan utamanya ialah tarian yang menegangkan di atas bara api yang sedang menyala. Sedangkan tarian pertamanya ialah adegan Rama dan Sita serta Kijang Emas. Dalam adegan ini diceritakan kisah ketika Sita diculik karena ditinggal Rama yang sedang beburu kijang emas.

Adegan yang kedua yaitu adegan Sita, Rahwana dan Garuda. Dalam adegan ini diceritakan Rahwana yang menculik Sita. Ketika itu bururng Garuda mendengar teriakan Sita dan mencoba untuk menolongnya, sayangnya ia gagal karena sayapnya putus ditebas oleh Rahwana. Sita pun berhasil diculik oleh Rahwana ke Alengka Pura.

Berikutnya di adegan Twalen sebagai adegan ketiga, mengisahkan tentang Rama, Laksamana dan Hanoman. Pada adegan ini Rama dan Laksamana yang tersesat di hutan tersadar kalau Sita telah dibawa kabur oleh Rahwana ke Alengka Pura. Kemudian Rama menyuruh Hanoman untuk menyelamatkan Sita dengan membawa cincinya sebaga bukti bahwa Hanoman adalah utusan Rama.

Dan adegan yang terakhir ialah Adegan Sita, Trijata, dan Hanoman. Dalam sesi ini Sita meratapi nasibnya di taman istana Alengka Pura yang dijaga oleh Trijata yang merupakan keponakan Rahwana. Setelah itu, Hanoman muncul,  melihat Hanoman membawa cincin Rama, Sita yakin kalau dia utusannya. Kemudian Sita menyerahkan bunga untuk diserahkan kepada Rama dan berpesan agar Rama segera menyelamatkannya. Hanoman juga sempat mengobrak-abrik Alengka Pura, akibatnya ia tertangkap yang kemudian diikat lalu dibakar oleh para raksasa. Tetapi karena kesaktiannya, Hanoman bisa lolos dari api yang berkobar.

Di Bali sendiri tarian kecak bisa disaksikan di Pura Luhur Uluwatu, di Jalan Hanoman dan di Desa Batubulan. Bagi Sobat Djadoel yang berminat menyaksikan tari kecak, kalian bisa memilih satu di antara tiga lokasi di atas. Tetapi yang paling menarik ialah menyaksikan tarian kecak di Pura Luhur Uluwatu, karena disini tarian kecak dipentaskan bersamaan dengan sunset (matahari tenggelam), jadi akan terasa lebih indah. Have a nice day wink





Mari Bernostalgia


comments powered by Disqus

copyright 2017 - djamandoeloe.com